SEPATAH KATA DALAM LOMBA MASAK DAPUR BUDE
29 Aug 2020 677
<p align="center"><strong>SEPATAH KATA DALAM LOMBA MASAK DAPUR BUDE</strong></p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>Bismillahirrahmanirrahim</p>
<p>Assalamualaikum, wr. wb.<br />
<br />
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga kita bisa berkumpul di tempat ini dalam kondisi sehat wal afiat, tidak kurang suatu apapun.<br />
</p>
<p>Bapak Ibu yang berbahagia, hari ini kita berkumpul dalam rangka penilaian lomba masak antar DAPUR BUDE (Dapur <strong>B</strong>IMa <strong>U</strong>ntuk Se<strong>De</strong>kah). DAPUR BUDE merupakan model pemberdayaan potensi lokal dalam rangka menunjang ketahanan pangan warga miskin (kurang beruntung) dan terdampak COVID-19. Model ini merupakan tindak lanjut dari hasil riset berjudul “Dampak Ekonomi Sosial yang Dirasakan oleh Keluarga Kurang Sejahtera dan Kelompok Rentan Akibat Pandemi COVID-19” yang kami lakukan pada awal Pandemi COVID-19 (periode Maret s.d Mei 2020), yang menemukan, bahwa mayoritas keluarga miskin dan dampingan LPPM BIMa terdampak pandemi COVID-19, baik secara ekonomi maupun sosial. Sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut, kami menciptakan model dengan cara memberdayakan para relawan, Keluarga Penerima Manfaat atau dampingan LPPM BIMa dan responden penelitian terdampak COVID-19 yang masih muda, dengan mensupport bahan pangan seminggu sekali (hari Jumat). Harapan kami bantuan tersebut dapat dimasak, sebagian dimakan keluarganya, dan sebagian lagi dibagi untuk masyarakat terdampak dan penyandang masalah kesejahteraan sosial seperti lansia, penyandang disabilitas, ODGJ, yatim/piatu dan dhuafa yang ada di sekitar tempat tinggalnya.</p>
<p>Model ini kami ujicobakan pada awal Juni, rata-rata per dapur bisa melayani 20-30 penerima manfaat/minggu. Dengan demikian, satu dapur bisa melayani sekitar 80-120 penerima manfaat/bulan. Semakin hari permohonan dari masyarakat dampingan semakin bertambah hingga akhir Juni DAPUR BUDE berkembang menjadi 10 DAPUR dan telah melayani 1.232 penerima manfaat. Sampai bulan Agustus 2020 jumlah DAPUR BUDE bertambah menjadi 15 DAPUR BUDE dan 4 DAPUR mandiri, dan telah melayani sekitar 2050 penerima manfaat. DAPUR BUDE ini tersebar di 4 Kabupaten dan Kota di DIY. Model ini ternyata mampu menggerakkan banyak pihak baik berasal dari masyarakat setempat maupun pihak di luar masyarakat) untuk berpartisipasi, sehingga beberapa dapur dapat memberikan pelayananan kepada sesama yang membutuhkan 2-3 kali per minggu, bahkan ada yang harian sehingga pelayanan yang diberikan menjangkau sasaran yang lebih luas.</p>
<p>Kegiatan lomba memasak ini dilakukan dengan lima tujuan:</p>
<ol> <li>Memperingati dan merayakan hari kemerdekaan RI yang ke-75, dalam rangka menumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air dan juga menumbuhkan spirit untuk hidup merdeka, terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan yang selama ini membelenggu KPM.</li> <li>Memperingati tahunbaru Hijriah 1442 H</li> <li>Menguatkan eksistensi DAPUR BUDE sekaligus menumbuhkan kreativitas, inovasi serta spirit untuk melakukan karya terbaik di bidang masak memasak dengan memanfaatkan bahan lokal yang ada. Moment ini sekaligus untuk menumbuhkan kompetisi yang sehat di antara sesama DAPUR BUDE sehingga ke depannya diharapkan dapat ditumbuhkan iklim pembelajaran yang kondusif dari dan untuk sesama DAPUR BUDE.</li> <li>Wahana untuk menjalin dan menguatkan silaturahmi antara DAPUR BUDE dengan pengurus, donatur dan berbagai pihak terkait.</li> <li>Bagi LPPM arena lomba ini merupakan media untuk menyalurkan sejumlah dukungan atau donasi berupa peralatan masak dari berbagai pihak untuk menguatkan DAPUR BUDE.</li>
</ol>
<p>Saya yakin dukungan itu mengalir karena adanya kepercayaan (<em>trust</em>), ketulusan dan tujuan yang sama dari berbagai pihak dengan LPPM Bina Insan Mandiri dalam memberikan layanan terbaik kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan.</p>
<p>Untuk itu, dengan kerendahan hati saya sebagai ketua umum LPPM BIMa mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada berbagai pihak, terutama para donatur atas kerjasama dan dukungan yang diberikan melalui program-program LPPM Bina Insan Mandiri, terutama untuk Program DAPUR BUDE. Semoga segala kebaikan yang diberikan mendapat balasan yang setimpal dari Allah Swt. Apresiasi juga kami sampaikan kepada para pengelola DAPUR BUDE (mayoritas terdampak COVID-19), yang meskipun hidup dalam beragam keterbatasan ikut terpanggil untuk mendarmabaktikan tenaga dan waktu yang dimilikinya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada sesama, semoga apa yang diikhtiarkan mendatangkan ridho dan pertolongan Allah swt sehingga dapat hidup dalam kemuliaan di dunia dan akherat, aamiin. Apresiasi juga kami berikan kepada para pengurus dan relawan yang istiqomah berjuang untuk kemaslahatan sesama selama 18 tahun, teman-teman dari media massa yang memberikan dukungan melalui pemberitaan-pemberitaan yang disampaikan, semoga semua yang diupayakan dicatat Allah swt sebagai amal shaleh yang tak terputus pahalanya.</p>
<p>Terakhir, kami atas nama LPPM Bina Insan Mandiri mohon maaf lahir dan batin atas segala keterbatasan dalam memberikan pelayanan kepada sesama.</p>
<p> </p>
<p>Wassalamualaikum wr wb.</p>
<p> </p>
<p>Sedayu, 20 Agustus 2020</p>
<p>Ketua Umum LPPM BIMa</p>
<p> </p>
<p>Dr. Istiana Hermawati, S.Pd, M.sos</p>
<p> </p>